ISTRI SUPPORT SUAMI MOGOK KERJA

Muaraenim,fsf2ki.com. Mogok kerja pada hari ketiga (7/10/21) yang dilakukan oleh anggota FSP2KI Korwil Sumsel (SP3-Tel dan SPK.PT.Tel) diwarnai dengan kedatangan para istri korban PHK, bahkan mereka tidak hanya sendiri bahkan mereka membawa anak-anaknya. Permasalahan yang dihadapi saat ini (PHK)  bukaan saja masalah  bapak-bapak (suami kami), tapi juga masalah para istri dan anak-anak kami, “ujar ibu dari salah satu peserta aksi. Mereka bersepakat akan turut serta dalam perjuangan dan akan terus berada di tenda juang sampai hal ini diketahui oleh para petinggi PT.Tel dan khalak ramai, bahwa telah terjadi kezoliman atas suami mereka.

Efriadi selaku ketua SPK.PT.Tel mengatakan,”Kami akan terus berusaha agar kiranya PHK yang dilakukan khususnya kepada anggotanya yang bekerja di PT.TDI sebanyak  13 orang  tidak terjadi. Pendekatan akan kami lakukan kepada para camat yang ada di Ring satu dan Ring dua,agar PHK tidak terjadi, memang list ke 13 orang tersebut belum muncul tapi ini sudah diinformasikan oleh PT.TDI dan ini atas permintaan PT.Tel selaku pemberi pekerjaan,”jelasnya. Saya optimis PHK tidak akan terjadi, kami akan berjuang sampai titik darah penghabisan,”tambahnya.

Dalam kesempatan yang sama Bu Mala selaku senior anggota SPS.PT.Tel menjelaskan bahwa kawan-kawan dari SP-3 T3l yang dihari pertama mogok kerja  membelot (Tetap bekerja) mulai kemarin dan hari ini  sudah satu persatu sadar dan kembali kebarisan, “terangnya. Dan diharapkan untuk yang belum sadar akan arti dari persahabatan dan kebersamaan selama 20 tahun agar segera sadar, karena bicara kebutuhan kita semua sama, dan yakinlah bahwa kebersamaan akan membuat kita menang, ayo kita berjuang bersama seperti sebelum-sebelumnya. “Bersama kita pasti bisa”