MOGOK KERJA FSP2KI KORWIL SUMSEL  (HARI PERTAMA)

Muaraenim, Bertempat di Gate 12 (Pintu masuk PT.Tanjungenim Lestari Pulp and Paper/PT.Tel) ratusan orang yang tergabung dalam Serikat Pekerja Perawatan dan Pelayaanan- Tel (SP3-Tel) dan Serikat Pekerja Kontraktor PT.Tel (SPK.PT.Tel) serta perwakilan dari Serikat Pekerja Security PT.Tel (SPS.PT.Tel) melakukan mogok kerja (Moker). Moker yang diagendakan selama 3 hari dimulai hari ini (5/10/21). Adapun tuntutan Moker terkait proses bidding yang dilakukan oleh PT.Tel dan mengakibatkan terjadinya Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) sebanyak 37 orang anggota SP3-Tel yang bekerja di PT.Truba Jaga Cita (PT.TJC) dan 13 orang anggota SPK.PT.Tel yang bekerja pada PT. Taihei Dengyo Indonesi (PT.TDI).

Sempat terjadi ketegangan saat manajemen PT.TJC yang dibantu oleh pihak aparat mencoba memasukan para pekerjanya melalui jalur lain (Gate timbangan) menuju lokasi pabrik dimana jalur tersebut bukan jalur yang semestinya untuk para pekerja untuk masuk kelokasi pabrik. Dari info yang didapat dari anggota SP3-Tel bahwa para pekerja PT.TJC yang dikawal masuk sudah mendapatkan intimindasi dari pihak manajemen sementara mereka semua adalah anggota SP3-Tel yang seharusnya ikut bersama-sama melakukan Moker bersama anggota lainnya. “Pelaksanaan Moker menurut Undang Undang Ketenagakerjaan adalah hak dasar yang dimiliki oleh setiap pekerja/buruh untuk melaksanakannya,”tegas Didi Palepi selaku ketua SP3-Tel, Sehingga tidak boeh ada intimindasi yang bertujuan melarang pekerja/buruh untuk melakukan mogok kerja sepanjang mogok kerja tersebut dilakukan secara tertib,aman dan damai,”tambahnya.

Hingga sore hari mogok kerja dilakukan belum ada niat baik dari pihak manajemen untuk melakukan mediasi. Bahkan kembali terjadi ketegangan saat para peserta aksi akan mendirikan tenda juang yang akan digunakan sebagai basis perjuangan. Namun akhirnya setelah melaakukan perdebatan yang alot dengan pihak keamanan PT.Tel akhirnya peserta aksi diizinkan mendirikan tenda juang. Aksi akan dilanjutkan esok hari. Hi.Hamdani, SH selaku Presiden FSP2KI mengingatkan untuk tetap menjaga kekompakan, ” Ayo kita tinggalkaan ego sektoral, bangkit dan maju bersama, yang terpenting kita telah berbuat, dan yakin jika kita bersama kita pasti menang,”tegasnya.