MOGOK KERJA SPTBBL - GUMEG  FSP2KI/SUMSEL.

Media fsp2ki-Sumsel

Pemogokan hari ke tiga, Kabupaten Muara Enim adalah salah satu Babupaten yang berada di Provinsi Sumatra Selatan, Indonesia.  terletak di kecamatan Gunung Megang terdapat salah satu perusahan tambang batu bara yang mempekerjakan sekitar 200 orang pekerja, upaya pemerintah daerah mendatangkan investor sangat baik untuk menciptakan lapangan pekerjaan bagi masyarakat, namun upaya ini tidak begitu baik bagi pekerja yang telah bekerja hampir 2 tahun di perushaan tambang batu bara,

Serikat Pekerja Tambang Batu Bara dan Logistik Gunung Megang ( SPTBBL – Gumeg ) – FSP2KI yang beranggotakan Pekerja PT Royaltama Mulia Kontraktorindo dan PT Truba Bara Banyu Enim, sejak beroperasinya  perusahaan ini terindikasi melakukan pelanggaran hak – hak normatif terkait dengan status hubungan kerja, Upah minimum, BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan, jam kerja yang panjang, tunjangan hari raya bahkan kondisi kerja yang buruk sehingga sering terjadi kecelakaan kerja dan tidak ada laporan terkait dengan kecelakaan kerja ke  pihak terkait.

Upaya SPTBBL – Gumeg   telah melaporkan ke pengawas ketenagakerjaan provinsi Sumatera Selatan namun sampai saat ini pihak Pengawas belum melakukan pemeriksaaan terhadap perusahaan, artinya pihak pengawas provinsi sangat lamban dalam menangani kasu- kasus pelanggaran normatif.

Tuntutan SPTBBL – Gumeg   jelas dan tegas : statu hubungan kerja, Upah minimum, BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan, jam kerja yang panjang, tunjangan hari raya tidak perlu di rundingkan lagi tapi hal ini merupakan kewajiban bagi perushaan agar segera memberikan hak – hak normatif tersebut,

Serikat Pekerja berpandangan, mereka selayaknya mendapatkan kesempatan pertama untuk direkrut menjadi pekerja. Selain karena “putra daerah”, juga merupakan kompensasi karena tanah mereka, sejarah leluhur mereka, telah berubah menjadi pertambanagan yang di exploitasi oleh perushaan.

Hari pertama mogok dan hari kedua kawan2 yang melakukan mogok kerja mendapat intimidasi dari perusahaan, bahwa perusahaan akan kordinasi dengan pemerintah desa serta pemerintah kecamatan   untuk menggantikan pekerja yg sedang melakukan mogok kerja, dan hasil investigasi pengurus ada peberapa orang pekerja baru untuk menggantikan pekerja yg sedang mogok, ujar Lendri selaku ketua SPTBBL – Gumeg

Putra selaku wakil ketua mogok kerja akan tetap di lanjutkan sampai tuntutan terpenuhi, atas nama SPTBBL – Gumeg   meminta dukungan sepenuhnya dari  Afiliasi Nasional dan Internasional serta semua elemen terkait mogok kerja dan tuntutan kami

Nara hubung  

Lendri :  +62 822-8140-4509P

utra : +62 822-8219-9789

Dedi Cahyadi +62 813-6860-4077