SP.PTSI-FSP2KI Menang lagi kasus Dodol Bernarkoba

Riau,24.03.23.

Kasus Narkoba (Dodol Bernarkoba) yang dituduhkan kepada Tatang dan Sugianto keduanya adalah driver yang merupakan anggota SPPTSI/FSP2KI, setelah menjalani proses Investigasi secara marathon baik dari pihak perusahaan ataupun security namun tidak ada indikasi yang menyudutkan kedua orang tersebut menggunakan ataupun membawa narkoba, namun dari tuduhan tersebut masih saja perusahaan memberikan sangsi kepada kedua orang tersebut. Tatang dikenakan sangsi berupa dilarang mengoperasikan kendaraannya sampai kontraknya habis dan ini ada indikasi PHK secara halus sementara sangsi yang dikenakan kepada Sugiantono distandbykan kurang lebih dari 7 bulan dengan hanya menerima upah namun tidak bekerja dan akan dipulangkan pada akhir bulan maret ini.

SPPTSI/FSP2KI segera membuat pengaduan via email perusahaan dan mendiskusikan kepada pihak-pihak terkait, khususnya Pimpinan Pusat FSP2KI/Riau,  Alhamdulillah tadi siang pukul 11:35WIB diputuskan surat pemulangan atas nama Sugiantono dibatalkan namun wajib menerima Warning Letter II.dimana awalnya pihak perusahaan akan memberikan Warning Letter III dan mulai besok sudah mulai bekerja kembali, terang,”Arif Kurniawan selaku ketua PTSI, begitu pula dengan Tatang beliau tidak bisa diPHK dan wajib dipekerjakan kembali,”tegasnya.